CARA MEMBUAT KANDANG JEBAKAN SECARA SIMPLE

damai-9. Di antara kita terutama sesama penggemar burung kicauan (kicaumania) mungkin pernah mengalamai kejadian yang pernah juga saya alami, yaitu kedatangan burung liar ataupun burung rawatan milik orang yang terlepas atau sengaja dibuang dan kemudian terbang ke sekitaran halaman rumah kita karena kebetulan di rumah kita juga banyak burung yang kita miliki. Terlepas dari masalah kelepasan atau sengaja dilepas burung yang datang ke rumah kita tersebut oleh majikannya, terkadang membuat kita penasaran bagaimana cara ngakalinya agar burung tersebut bisa kita tangkap.

Pengalaman sendiri : Beberapa kali kesempatan saya pernah ngakalin / menjebak / memikat burung sebagaimana yang saya ceritakan di atas dengan membuat kandang jebakan sendiri dengan memanfaatkan kadang yang ada di rumah, maksudnya di sini bukanlah kandang jebakan sebagaimana kandang jebakan yang beli dari pasar burung yang memang sudah sengaja dibentuk untuk menjebak/memikat burung, namun dengan hanya memanfaatkan kandang yang tidak terpakai di rumah.

Sebagaimana yang saya unggah (upload) di youtube.com, silahkan bisa diklik di sini tentang Cara Membuat Kandang Jebakan Burung Secara Simpel. atau bisa saksikan video di bawah ini :





Hasilnya cukup lumayan paten dan berhasil.

BACA SELENGKAPNYA ...

CARA MERAWAT CIPOH/CIPOW/SIRTU BAHAN YANG BELI DARI OBYOKAN ATAU PASAR BURUNG

damai-9. Dapet contekan dari Grup FB yang membahas tentang perawatan burung Cipoh dewasa ombyokan yang baru beli dari pasar burung atau ombyokan lainnya. Sekedar buat referensi saja, mengingat burung Cipoh, burung yang secara fisik mirip dengan burung pleci ini yaitu warna bulu yang didominasi oleh warna kuning dan sebagian hitam, akhir-akhir ini mulai semakin banyak penggemarnya dan harganya pun jika sudah jinak, gacor, dan cetrekan maka harganya bisa mencapai di atas Rp 500 ribu, apalagi jika sudah memiliki “bungkus kacang” kata orang (Sertifikat), tentunya akan lebih mahal lagi.

Banyak sekali para cipow mania yg kesulitan dlm merawat cipow dewasa hasil tangkapan liar (dapat mikat), terkadang tidak berhasil selama perawatan dan akhirnya lewat…. Ada yg berhasil satu minggu ada juga yg berhasil sampai 2 minggu, pd awalnya kelihatan sehat tapi akihirnya lolos juga. Memang agak sulit sekali memelihara cipow dewasa hasil tangkapan (mikat) mungkin karena Cipow yang ditangkap sudah terlanjur tua dan terbiasa hidup dialam liar jadi sulit utk beradaptasinya.

Berikut sy jelaskan secara singkatnya saja : Banyak cara untuk mengajari cipoh kita agar dapat makan fur dan bisa bertahan hidup, masing masing orang pasti punya cara metode yang berbeda beda, Dengan ini saya tuliskan garis besarnya:

1.    Setelah kita beli dari obyokan dan kita bawa kerumah masukan burung ke dalam sangkar dan simpan sangkar ditempat yg sepi dari lalu lalang manusia.

2.    Berikan UH sebanyak2nya, jangkrik dan kroto segar ke cepuk yg berbeda serta berikan air bersih dicepuk yang aga besar sekalian buat mandi si burung.

3.    Jangan dulu dimandikan setelah kita dpt beli dari obyokan selama 3 hari. Klu sudah kelihatan sehat dan sudah kelihatan makan kroto dan UH baru boleh dimandikan dengan kondisi cuaca yg cerah.

4.    Kerodong saja siburung selama satu minggu.. Karna pd masa2 spti itu siburung dlm keadaan stress baiknya diisolasikan dari jenis burung lainnya dan jangan diperlihatkan juga dgn jenis burung lainnya.. Usahakan sendiri dan tidak mendengar suara burung yg lain.

5.    Setelah isolasi satu minggu lihat keadaan si burung kalau sudah gesit dan lincah dan doyan makan UH, jangkrik atau kroto baru ajari proses memakan fur. Cara mengajari Cipoh makan fur antara lain : berikan UH yg sudah dipotong2 atau kroto segar lalu dicampur fur ditaburkan/diaduk aja fur dgn potongan UH atau dgn kroto (lakukan penambahan fur secara bertahap), sebelum mengajari makan fur sebaiknya mengajari makan kroto, UH dan jangkrik terlebih dahulu, tujuannya agar tubuhnya sehat & kuat terlebih dulu. NB: Fur yang diberikan adalah fur yang butirannya lembut seperti pasir, tidak dibenarkan memberikan fur yang sangat lembut seperti berbentuk bedak (pupur) atau seperti susu bubuk/serbuk, karena untuk menjaga agar burung tidak tersedak.




BACA SELENGKAPNYA ...