Ya Allah... Kami Harus Bagaimana ?

damai-9.com - Assalamualaikum semuanya, sebelumnya mohon maaf kepada yang punya gambar ini, barangkali kebetulan membaca artikel ini. 

Kondisi yang harus dialami saat ini, entah siapa yang salah… #@$))*&!...... sambil nyanyi.. 😊. Jika kita lihat postingan di FB, burung trucukan + kandang LB fulset ditambah tas gendong pula hanya diposting seharga 70 ribu, Ya Allah… padahal kalo dirinci secara gampang saja harganya mungkin bisa sekitar 200 ribuan, OK, anggap saja harga trucukan karena kondisnya masih agak gerabak tetapi sudah rajin bunyi Rp 60 rb saja, kandang LB kondisi second anggap saja Rp 65rb, Tas gendong Rp 40 ribu, trus kerodong anggap aja Rp 25 rb, jadi total Rp 190 rb, hampir 200 lah, namun tidak bisa disalahkan tidak terkecuali siapapun, karerna memang kondisi yang harus kita alami saat ini. Sama-sama kita tahu, apa-apa susah, demikian juga dengan burung, apalagi lovebird yang harganya sudah ancur-ancuran. 

Memang si… di satu sisi kita ingin menjual burung dengan harga mahal, namun di sisi lain kebutuhan keluarga kita yang lebih mendesak yang terkadang harus mengorbankan hobi pribadi demi memenuhi kebutuhan rumah tangga yang lebih wajib agar tercukupi, apalagi jika sudah berurusan dengan anak, apakah itu susu anak, popok anak, atau pun keperluan keluarga lainnya yang memang lebih urgent daripada hanya sekedar hobi pribadi kita. Sering kita dicibir sesama teman sehobi, tetapi mereka belum tentu tahu kondisi yang terjadi dalam rumah tangga kita yang sebenarnya, makanya terkadang kita menjual barang yang bisa dibilang sebagai barang kesayangan kita, namun kembali lagi, demi memenuhi kebutuhan rumah tangga, tidak ada salahnya kita mengalah dan biarlah cukup kita saja yang menjadi bulan-bulanan dan bahan ejekan teman yang penting demi keluarga, anak-anak dan istri bisa tercukupi…   😉 sedih ya… hehehe tetap semangat !!!

Jangan lupa kita tetap harus semangat sambil berusaha teruuuus dan terus, sembari jangan henti-henti berdo'a karena dengan do'a yang selalu kita ulang dan ulang terus pada saatnya pasti akan Allah ijabah do'a kita tersebut, Insya Allah... 

Salam damai-9.com

BACA SELENGKAPNYA ...

Kenapa Ekor Ciblek Gunung (Cigun) Sering Rusak

damai-9.com - Dari beberapa pengalaman yang sempat saya lihat terkait perawatan ciblek Gunung (Cigun), banyak diantara burung-burung cigun mereka yang kondisi ekornya sebagian banyak rusah/tidak rapih, lantas timbul pertanyaan, Kenapa Ekor Ciblek Gunung Ekornya Rusak / Tidak Rapi.

Ada beberapa faktor penyebab ekor Cigun rusak:

1. Faktor penyebab utama yang paling sering terjadi adalah karena kondisi burung belum jinak (gerabak/liar), sehingga dalam kondisi seperti itu burung selalu bergerak gesit loncat kesana kemari bahkan terkadang di bagian paruh juga menjadi berdarah karena kondisi belum jinak tersebut dan bahkan apalagi kondisi burung masih bahan dan baru beli dari pedagang burung baik di pasar maupun toko/kios burung maka dijamin sebagian besar kondisinya masih giras dan gerabak.

Bisa juga diklik : Ciblek Gacor Untuk Masteran 

2. Penggunaan kandang, untuk cigun yang masih bahan, selayaknya jangan menggunakan kadang bulat lovebird. Betul kondisi ruji-rujinya kuat karena terbuat dari besi namun tidak bagus untuk cigung bahan yang kondisinya masih nggerabak karena disamping ekor mudah rusak, burung juga akan sering nabrak-nabrak yang berakibat burung mudah berdarah pada bagian atas maupun bawah paruhnya, sehingga kasihan jika selalu nggerabak, dan untuk meminimalisir agar burung tidak nggerabak yang diakibatkan kondisi burung masih bahan, maka hendaknya seharian full dikerodong dan dibuka hanya pada saat akan memberi makan dan minum. Maka alangkah baiknya gunakan kandang yang cocok untuk ciblek gunung yaitu pakailah kandang kotak yang terbuat dari bambu dengan ukuran kandang minimal nomor 3.

3. Sabar dan telaten dalam perawatan cigun yang masih bahan dan masih giras, tetap berikan makanan yang bernutrisi, EF yang cukup, apalagi jika masih bahan, maka tidak apa-apa jika kita perbanyak EF terlebih dulu sambil menunggu proses ngefoor dan proses penjinakan seperti jangkrik dan ulat hongkong, untuk kali ini bisa diberikan jangkrik pada pagi hari 5-7 ekor, siang bisa dikasih lagi juga sebanyak 3-4 ekor dan sore bisa dikasih 5-6 ekor, untuk ulat hongkong yang masih putih, cukup 2 ekor saja, pagi, siang dan sore

4. Perlu dicatat, untuk burung yang masih bahan, jangan sekali-kali dimandikan, biarkan saja burung tidak usah dimandikan, akan tiba saatnya nanti Cigun akan mandi dengan sendirinya jika kondisinya sudah fit.

Demikian semoga bermanfaat. salam damai-9.com 

ARTIKEL TERKAIT LEINNYA:

  • BURUNG CIBLEK GACOR MANTAB ! 
  • Cara Membedakan Ciblek Jantan dan Betina 
  • Sepasang Ciblek Beda Species yang Bisa Cocok dan Jodoh 
  • Daftar Harga Burung Di Kawasan Jakarta dan Sekitarnya 
  • Cara Merawat Ciblek Agar Cepat Gacor 
  • Video Ciblek Lainnya 
  • Video Cipoh / Cipow Jinak mantab
  • BACA SELENGKAPNYA ...

    CARA MERAWAT CIBLEK GUNUNG AGAR CEPAT BUNYI DAN GACOR + VIDEO CIBLEK GACOR

    damai-9.com - Salam Kicau Mania. Merupakan kebanggan tersendiri apabila pada saat merawat burung dan menjadi burung yang diharapkan dalam hal ini ciblek menjadi gacor dan "ngebren". Kali ini saya sampaikan bagaimana cara merawat Ciblek Gunung agar cepat bunyi dan gacor.   

    Di awal 2020, ciblek gunung juga sedang menjadi primadona para pecinta burung, disamping sebagai mater, ciblek gunung juga sudah banyak kelas lomba yang diadakan oleh beberapa EO di berbagai tempat.

    Tidak berbeda dengan beberapa artikel yang membahas tentang tips cara merawat burung kicauan baik yang diperuntukkan hanya sekedar hobi maupun yang sengaja dipelihara diperuntukkan sebagai burung lomba. Seperti pada artikel yang sebelum-sebelumnya dan juga tidak berbeda jauh dengan artikel yang disampaikan oleh para master burung kicauan yang ikut menyampaikan tips yang sangat akurat mengenai tata cara bagaimana cara merawat dan membentuk burung kesayangan kita agar rajin berkicau dan gacor.

    Bisa juga dilihat di video berikut :


    Burung dengan ukuran kecil ini dengan suara yang sangat nyaring dan lenting, sehingga sering burung ini dijadikan sebagai burung master yang bagus untuk burung-burung jenis kicauan lainnya, seperti untuk master burung kenari, murai batu, branjangan, cucak hijau dan lainnya.

    Dan berikut adalah Cara Merawat Ciblek Gunung agar rajin bunyi dan gacor:

    1. Pertama pemilihan jenis kelamin, bagi sebagian penggemar berpendapat, jika nembak2 maka jantan, dan untuk membedakan jenis kelamin ciblek jantan dan betina silahkan bisa klik 
    disini.
    2. Mandikan burung pada jam 7/8 pagi cukup dengan di semprot halus lalu lanjutkan penjemuran cukup + 2 jam setiap hari atau burung terkadang lebih suka mandi sendiri, untuk itu siapkan cepuk yang ukuran agak besar dan diisi air bersih.
    3.  Berikan jangkrik kecil 3 ekor pagi dan sore, ulat hongkong diberikan sebanyak 5-6 ekor pagi dan sore, dan juga berikan kroto cukup 2 - 3 seminggu. Berikan voer lembut, biasanya leopart atau untuk saat ini untuk saya, saya campur dengan voer super fit yang gold karna burung akan lebih aktif. 
    4.  Ketika mancantelkan burung di teras hendaknya jauhkan dari burung predator seperti cendet/pentet. 
    5.  Dekatkan dengan burung betina/burung muda maksimal 2 x seminggu selama 1 - 2 jam, untuk memancing agar mau mengeluarkan suara sedikit demi sedikit dan bertahap biasanya akan lebih sering rajin.

    Dan lakukan hal yang sama sebagaimana yang sudah dijelaskan di atas dengan rutin setiap hari, khusus point memandikan dan penjemuran lihat kondisi cuaca, jika tidak memungkinkan cukup tambahkan dengan EF berupa ulat hongkong 2-3 ekor.  

    Sebetulnya kunci dari pada perawatan harian burung adalah tergantung dari setelan harian yang kita biasakan, dan setelan itulah yang dijadikan sebagai patokan dari perawatan burung setiap harinya.

    Atrtikel Terkait Lainnya Tentang Ciblek:  

    BACA SELENGKAPNYA ...

    Ternyata Apel Sangat Manjur untuk Pleci Jadi Bersuara Kencang dan Kristal

    damai-9.com -  Sebelum tahu, sebelum nanya dan ngobrol sama teman, sebelum membaca info di media ataupun di grup pleci, mulanya sekedar iseng mencoba ngasih buah apel ke burung pleci yang dikarenakan oleh karena stok buah kulkas seperti pisang dan pepaya kebetulan oas lagi habis dan yang ada di kulkas adanya buah apel dan juga buah lainnya.

     

    Tiba-tiba ada inisiatif untuk mencoba belah apel sebagain dan saya berikan ke pleci kali aja dia mau, lah ternyata memang doyan dan bahkan makannya juga kelihatannya semangat sekali.

    Boleh juga dibaca : Ketika Pleci Ditawar Rp 100 Juta 

    Selang beberapa waktu kemudian, lah kok suara pelci kok ada perubahan nih, yang semula tidak terlalu kencang menjadai lebih kenceng dan volumenya pun lebih keras serta lebih bening trus yang lebih joss lagi ketika sebelum diberi buah apel tadinya paling kalo pas lagi ngeplong hanya sekali “ketuk” dan setelah diberikan buah apel ternyata bisa 2 ketuk dan bahkan sesekali bisa 3 ketuk. Ooooh ternyata buah apel sangat banyak hasiatnya untuk burung pleci terutama manfaat untuk suara yang menjadi lebih kencang dan mengkristal.

     

    Dari pengalamn ini, kemudian saya mencoba share ke sesama teman yang mempunya pleci, eeeh… malah diketawain.. yaaaah telat sampean !...😊 karena tenyata memang sudah banyak yang tahu kalo buah apel memang bisa bermanfaat bisa membuat pleci bersuara kencang dan bersih. Selain apel, kawan juga menambahkan info, bisa juga dikasih buah kelengkeng, itu juga sangat bagus katanya untuk membuat pleci bersuara keras dan kristal serta akan cepat menambah gacor…. 😊😊😊… jadi malu kita !

     

    Demikian dan semoga bermanfaat. Salam damai-9.com

    ARTIKEL TERKAIT LAINNYA:
    BACA SELENGKAPNYA ...