TERNAK (BREEDING) JOSAN VS JOSAN ANAKAN BISA WARNA PASKUN

damai-9. Disaat ramainya para penggemar burung yang diantaranya hingga ke tahap berlomb-lomba menangkarkan (breeding) lovebird, bangga rasanya jika bisa breed lovebird dengan species mahal seperti misalnya; jenis biola, parblue dan lain-lainnya.

Sebagai pembreeding yang masih bisa dibilang pemula, 1 atau 2 hingga generasi ke 3 kali produksi pun sudah Alhamdulillah banyak bersyukur sekalipun baru mempunyai 4 - 5 pasangan saja, artinya pada saat berhasil menernakkan dan berhasil dengan tahapan-tahan yang sempurnya dari sejak mulai penjodohan hingga tahap terakhir membesarkan dan bahkan menjual anakan-anakannya.

Baca juga : Penyebab dan Cara Menyikapi Lovebird Macet Bunyi 

Yang akan dibahas di sini sebenarnya lebih focus pada warna indukan yang kita jodohkan untuk breeding. Terkait judul di atas, tidak sedikit orang yang agak sedikit memandang beda bahkan bisa dibilang agak meremehkan dengan pasangan lovebird yang kita rawat dan kita jodohkan apalagi hanya sekedang pasangan warna jantan dan betinanya sama-sama hijau (josan x Josan).  Namun demikian sebagaimana judul di atas “TIDAK USAH MINDER WALAU HANYA TERNAK JOSAN X JOSAN”, hal tersebut sudah saya alami sendiri, memang pasangan percobaan pertama kali yang saya miliki adalah pasangan Josan vs Josan. Memang semula agak sungkan, namun namanya juga pada saat itu masih dianggap sebagai pemula dalam hal breeding lovebird, makanya tidak salah walau hanya sekedar warna standar saja bahkan bisa dibilang warna paling standard.

Yang membuat perasaan senang dan bertanya-tanya, setelah sekian generasi dari anakan yang dilahirkan oleh pasangan Ijo Standar dan Ijo standard (Josan vs Josan) ternyata keluar warna Pastel Kuning  (Paskun) sebagaimana gambar di bawah, hal yang langka tentunya. Itulah keunikan.


Beberapa bulan lalu sempat juga ada seorang kawan yang menceritakan pengalamannya terkait breeding lovebird, pasangan jodohan yang dimilikinya Josan x Josan, tetapi uniknya warna anakan yang dihasilkan dari 3 ekor anakannya, ada 2 ekor Lutino dari anakan tersebut, tentunya hal yang jarang terjadi namun kenyataanya hal tersebut terjadi dan dibuktikan juga dengan yang saya alami sendiri ternak lobird dengan pasangan Josan x Josan (dark green) dan menghasilkan warna paskun.

Itulah …..
BACA SELENGKAPNYA ...

KEUNTUNGAN DARI TERNAK LOVEBIRD

Bagi para peternak Lovebird terutama yang sudah berpengalaman tentunya bukanlah sesuatu yang dianggap aneh dan lebih sebagai sebagai hal yang biasa-biasa saja pada saat melihat hasil masing-masing pasangan lovebirdnya yang sedang kaw1n, bertelur, ngeramin, netes, anakan tumbuh besar dan seterusnya. Di kalangan peternak yang sudah memiliki nama, dengan hasil anakan yang mencapai puluhan bahkan ratusan ekor per bulannya pastilah orientasi yang ingin dicapai pastilah persoalan keuntungan yang lebih, lebih dan lebih.

Berbeda dengan pengalaman bagi seorang peternak lovebird pemula. Sebagai pemula, pada saat awal proses penjodohan untuk satu pasang saja sudah merupakan kesenangan tersendiri, biarpun hanya warna josan sekalipun, mohon maaf bukan berarti mendiskreditkan lovebird warna tertentu nih. Artinya yang penting sebagai pemula asalkan sudah bisa mulai berjodoh saja sudah bersyukur banget, apalagi hingga terlihat mulai angkut sarang, setelah nunggu beberapa hari berikutnya lihat dalam glodok sudah ada telurnya, waduuuuh… merupakan kegembiraan yang tak ternilai, apalagi hingga tahapan merawat anakan hingga muali bunyi dan bahkan sampai menjual anakannya yang kemudian bisa membantu nambahi kebutuhan keluarga, kalo orang jawa bilang “iso nggo gawe tuku uyah” heheheh.

Teringat cerita seorang kawan, panggil saja Om Wit, yang hingga saat ini masih memiliki 2 pasang lovebird, bukan berarti tidak ada modal untuk menambah pasangan lagi tetapi karena setiap membeli dan menjodohkan pasangan yang ke 3 selalu ada kendala dan belum pernah berhasil-berhasil, hingga akhirnya masih tetap istiqomah di cukup 2 pasang saja. Sekalipun hanya dua pasang, Om pernah menetaskan masing-masing pasang 4 ekor anakan yang kemudian diposting dan akhirnya ditukar dengan seekor murau batu, artinya ketika kita sabar, istiqomah pasti Insya Allah akan ada hasilnya.

Dan satu lagi menurut dia “Alhamdulillah ada tambahan dari anakan, dan kawan saya tersebut juga bilang, “Susah nyari keuntungan dari merawat lovebird kalo bukan dari anakannya”, artinya kita keuntungan kita bisa dapat dari beternak bisa mendapatkan yang lebih sekalipun marawat biasa juga ada aja untung. Dan, semboyannya, “harga anakan 50 ribu per ekor pun dibilangnya masih ada untung jika ternaknya banyak. Namun yang pasti kita berharap mudah mudahan harga anakan lovebird tidak sampai segitu agar bisa mendapat keuantungan bagi yang merawat dan menernakkannya sekaligus menjaga dan memelihara dari kepunahan fauna terutama untuk jenis burung.

Semoga kita senantiasa berfikir, disamping mendapatkan untung dari segi materi, akan lebih baik lagi jika kita juga ikut serta melestarikan beberapa jenis fauna terutama burung yang akhir-akhir ini sebagian besar sudah mengalami kepunahan.

Semoga bermanfaat dan dan sukses dengan breeding.

BACA SELENGKAPNYA ...

HARGA KACER TERKINI (SEDANG TINGGI / MAHAL)

Baruntung bagi yang saat ini sedang merawat kacer, sementara pada saat membeli dengan harga masih lumayan sangat bisa dinego... hehehe.

Di saat sedang boomingnya Lovebird, mungkin beberapa jenis burung lain agak sedikit surut, demikian juga kali ini dan bahkan sejak akhir 2017, sepertinya harga kacer sudah mulai agak naik, ini disebbkan karena stock di pasaran tidak terlalu banyak, namun demikian akhir-akhir ini sepertinya sudah muali kelihatan banyak para pedagang yang mamajang burung dagangannya dengan lebih didominasi dengan burung kacer, karena memang harga kacer saat ini sedang lumayan naik.

Sebagai contoh screenshot yang saya ambil dari FB, kacer diposting dengan harga Rp 800 ribu. Pada awal 2016 an harga kacer sangat jarang yang sampai segitu sekalipun kacer sudah rawatan dengan kondisi gacor sekalipun, dan bahkan di pasaran pun harga kacer yang sudah gacor masih sekitar Rp 500 ribu itupun fullest dan kandangnya juga kandang yang model mewah (pengalaman pribadi).

Memang ada beberapa jenis burung lain, seperti murai batu, cucak hijau, lovebird, jalak suren (sedang turun harga), demikian juga kenari, dan banyak lagi jenis lainya, namun saat ini menurut info dari beberapa penggemar burung, dari pemilik burung itu sendiri, pedagang, ataupun yang hanya sekedar penggemar burung biasa dan bahkan pedagang sangkar burung pun ikutan memberikan komentar bahwa yang paling banyak laku adalah burung kacer dan itu menandakan bahwa harganya yang saat ini lagi naik adalah Kacer, sehingga ada seorang pedagang burung mengatakan: “Waah… kacer saiki lagi larang mas, mending murai batu wae…” , kata si pedagang di daerah pasar burung Kebayoran Lama.

Dan perlu hati-hati ketika membeli burung Kacer, baik yang masih anakan
(trotolan) ataupun yang sudah dewasa. Utamakan dan perhatikan membeli burung dengan kondisi burung yang sehat, dan cirri utama kacer sehat biasanya dengan melihat cengkeraman kaki yang masih kuat.

Semoga bermanfaat.
BACA SELENGKAPNYA ...

AGAR PASANGAN LOVEBIRD CEPAT MAU KAWIN

Di awal percobaan untuk breeding Lovebird sekitar 3 atau 4 bulan yang lalu, yang menurut kawan sesama penghobi Lovebird, Lovebird sepasang yang saya miliki ini katanya tidak mau jodoh di tempatnya dengan segala macam cara padahal betu-betul sepasang jantan dan betina yang untuk di perburungan terutama Lovebird menyebutnya (Ariel dan Luna).

Biasanya bagi pemula yang melaklukan breeding Lovebird, moment “ncuss” pasangan lovebird sangatlah ditunggu-tunggu dan akan merasa kecewa apabila sudah menunggu lama, merawat dengan sabar, sudah jelas sepasang, umuran juga sidah siapan yaitu sudah menginjak 8 tahunan lebih tetapi tidak kunjung kawin.

Ada strategi yang saya coba lakukan sekalipun, meskipun sekedar coba –coba dan baru mau mencoba.

Cara dan eksperimen yang saya lakukan ada dengan cara memberikan daun kangkung yang saya iris-irsi pendek sekita 1.5 cm – 1 cm an selama seminggu sampai 10 hari. Alhamdulillah setelah pemberian kangkung yang dipotong-potong yang kita berikan secara terus menerus akhirnya membuahkan hasil dan pasangan Lovebird kepantau kawin dan Alhamdulillah sampai sekarang sudah 2 kali panen dan saat ini sudah netes umuran sekitar 10 hari. Dan untuk perawatan Lovebird sedang meloloh anakan bisa dibaca di sini atau bisa baca di Makanan Indukan Lovebird yang Sedang Ngeloloh.

Demikian semoga bermanfaat.  
BACA SELENGKAPNYA ...