HOBI & SI PETANI

AGAR PASANGAN LOVEBIRD CEPAT MAU KAWIN

Di awal percobaan untuk breeding Lovebird sekitar 3 atau 4 bulan yang lalu, yang menurut kawan sesama penghobi Lovebird, Lovebird sepasang yang saya miliki ini katanya tidak mau jodoh di tempatnya dengan segala macam cara padahal betu-betul sepasang jantan dan betina yang untuk di perburungan terutama Lovebird menyebutnya (Ariel dan Luna).

Biasanya bagi pemula yang melaklukan breeding Lovebird, moment “ncuss” pasangan lovebird sangatlah ditunggu-tunggu dan akan merasa kecewa apabila sudah menunggu lama, merawat dengan sabar, sudah jelas sepasang, umuran juga sidah siapan yaitu sudah menginjak 8 tahunan lebih tetapi tidak kunjung kawin.

Ada strategi yang saya coba lakukan sekalipun, meskipun sekedar coba –coba dan baru mau mencoba.

Cara dan eksperimen yang saya lakukan ada dengan cara memberikan daun kangkung yang saya iris-irsi pendek sekita 1.5 cm – 1 cm an selama seminggu sampai 10 hari. Alhamdulillah setelah pemberian kangkung yang dipotong-potong yang kita berikan secara terus menerus akhirnya membuahkan hasil dan pasangan Lovebird kepantau kawin dan Alhamdulillah sampai sekarang sudah 2 kali panen dan saat ini sudah netes umuran sekitar 10 hari. Dan untuk perawatan Lovebird sedang meloloh anakan bisa dibaca di sini atau bisa baca di Makanan Indukan Lovebird yang Sedang Ngeloloh.

Demikian semoga bermanfaat.  
BACA SELENGKAPNYA ...

UMUR BERAPA ANAKAN LOVEBIRD BISA MAKAN SENDIRI

damai-9. Timbul pikiran “Kok belum bisa makan sendiri ya, padahal bulu-bulunya sudah hampir full”


Singkat cerita, di sela-sela pekerjaan yang sangat padat, ada sedikit waktu senggang langsung saja saya manfaatkan waktu untuk sekedar browsing dan langsung saja coba search terkait Umur Anakan Lovebird Mulai Bisa Makan Sendiri.

Banyak artikel yang saya baca dan pada dasarnya dari semua artikel tersebut hampir sama, yaitu sebagai berikut:   


Pada judul di atas tertulis bisa makan sendiri, yang dimaksud disini bukan berarti sudah misa mecah milet loh ya, karena sering kita dengar yang dimaksud makan sendiri adalah bisa mecah milet, padahal anakan lovebird bisa hidup bukan hanya sekedar dari milet tetapi bisa dari jenis makanan lain yang dikonsumsi oleh anakan lovebird dalam waktu sedang belajar makan. Seperti sawi putih, kangkung, jagung muda, itupun jenios makan yang bisa dimakan oleh anakan lovebird yang masih bisa dikatakan umurannya masih sangat muda yaitu sekitra 40 hari.

Pada usia 1,5 bulan atau 45 hari, bahkan kurang dari itu, anakan  lovebird sudah mulai belajar makan sendiri. Sebagai contoh apabila kita memberikan bubur lolohan, lovebird akan segera mendekati dan mencoba matok2 makanannya. Di usia sekitar 50 hari lovebird sudah belajar makan milet putih atau kenari seet dengan cara kita tempatkan lovebird pada kardus atau box kemudian di bawahnya kita berikan kenari seet atau milet putih, maka dengan sendirinya sedikit demi sedikit lovebird akan memakannya.

Pada usia dua bulan, bulu lovebird sudah tumbuh dengan sempurna, artinya sudah lengkap secara keseluruhan.


Biasanya pada usia dua bulan lovebird sudah bisa makan milet dan jagung muda sendiri. Ada juga anakan lovebird yang perkembangannya agak lambat yang pada usia sekitar 2,5 bulan lovebird baru bisa makan milet dan jagung muda. Namun tidak sedikit juga di usia 2 bulan ada yang masih dibantu diloloh dengan alat suntikan namun dengan jedah yang lama tentunya, misalnya cukup sehari dua kali atau sekali pada siang hari.


Sebagai perawatan yang benar, pada usia 45 hari hingga 2 bulan lovebird jangan sering-sering ditaruh diluar karena bisa sering terkena angin dan akan dengan mudah terkena masuk angin.


Demikian dan semoga bermanfaat.

BACA SELENGKAPNYA ...

CARA MEMIKAT PLECI DENGAN MUDAH DAN SIMPLE

damai-9. Sering kali burung lain yang sejenis yang dating ke rumah akibat ocehan bernada panggilan (call) yang diteriakkan oleh beberapa burung yang ada dirumah yang saya miliki terutama burung pleci yang memang terkenal melengking dan suara yang ngkristal, daan beberapa kali kesempatan yang sempat terperangkap dan akhirnya menjadi hak milik.

Mohon maaf sebelumnya. Tidak bisa dipungkiri, saat ini penggemar burung dengan ukuran sebesar jempol tangan ini agak surut, namun demikian tatap saja bagi penggemar setia tidak ada katan surut baginya termasuk juga saya. Apalagi jika kita memperolehnya pada saat kita tanpa sengaja ada buurng dating ke rumah kita. merupakan keunikan tersediri sekalipun harga burung murah dengan status bahan.

Bukan karena harganya ataupun jenis burung apa yang kita dapatkan namun proses keunikan caranya dan strategi cara mendapapatkannya serta rasa penasarannya itulah yang menjadikan kesukaan tersendiri pada saat ada burung lain yang datang bertamu ke rumah kita untuk bergabung bersama dengan beberapa jenis burung kita lainnya dan setelah masuk ke dalam kandang perangkap kita tersa plong pokoknya dah, sehingga kitalah yang merawatnya.

Cara simple yang dilakukan, bisa dilihat di link berikut :


Sekedar pemberitahuan saja, yang biasa saya lakukan adalah kandang kosong sebagai perangkap saya tempelkan dengan kandang yang berisi burung yang  sudah gacor sehingga dapat menarik dan memanggil burung lain untuk dating berkoloni, beberapa hari lalu sempat sekali masuk 2 ekor dengan jenis burung pleci yang beda yaitu jenis auri dan buxto… unik kan ?








BACA SELENGKAPNYA ...

CARA MEMBEDAKAN MURAI BATU MEDAN DAN MALAYSIA

damai-9. Berbicara soal burung yang satu ini memang tidak ada bosannya apalagi untuk ukuran Murai Batu yang banyak orang sebut dengan kata Medan, hampir semua penghobi burung pasti menykainya, apalagi yang berkantong tebel sudah pasti bukan hal yang susah untuk mendapatkan murai yang diidamkannya.

Belum lama ada event yang mengangkat popularitas Murai Batu dalam gelaran Piala Presiden yang mengakibatkan ada satu Murai Batu juara yang ditawar oleh bapak presiden seharga Rp 500 juta namun oleh si pemiliknya tidak diberikan dengan alasan masih suka dengan murai miliknya tersebut. Diberitakan bahwa murai milik presiden yang diikutsertakan dalam lomba pun kalah dengan murai batu dengan nama Kitaro dengan nama pemilik Muhammad Nur Alamsyah. Itulah yang namanya hobby, susah dan tidak ada nominal harga yang pasti.


Dari kisah singkat di atas, kali ini kembali pada judul yang kami tuliskan terkait bagaimana dan apa sih perbedaan atara burung Murai batu Medan dengan Malaysia.

Sebagian besar para murai batu mania yang sudah pengalaman pasti tahu apa-apa saja yang membedakan.

Beberapa perbedaan Murai Batu Malaysia dan Murai batu Medan :

1.     Panjang Ekor - Murai batu Malaysia rata-rata memiliki ekor lebih panjang jika dibandingkan dengan Murai Batu Medan, Murai batu Malaysia bisa memiliki ekor  dengan panjang 30 cm bahkan bisa lebih, adapun Murai Batu Medan biasanya paling panjang sekitar 25-27 cm.

2.     Ukuran Badan – terkait dengan ukuran fisik Murai Batu Malaysia lebih kecil dan ramping jika dibandingkan dengan Murai batu Medan.

3.     Warna Bulu – Perbedanaan lainnya adalah terkait warna bulu. warna bulu Murai Batu Malaysia jika kita perhatikan akan terlihat lebih mengkilat apalagi jika terkena sinar matahari maka akan terlihat seperti warna biru dongker, sedangkan murai batu medan memiliki warna yang cenderung lebih gelap dan biasa saja sekalipun terkena sinar.

4.     Suara dan Gaya Tarung - Dari sisi suara, murai batu medan lebih lama ketika sedang berkicau dan sambil mengerak-gerakkna ekornya, sedangkan murai batu Malaysia lebih cenderung pasif, dan pada saat tarung, burung murai asal malaysia cenderung jarang menggerak-gerakkan ekornya dan murai batu medan terlihat lebih aktif sambil mengerak-gerakan ekornya.

Demikian beberapa perbedaan yang dapat kami peroleh dari berbagai sumber di internet. Apapun jenisnya dan dari manapun asalanya, yang namanya hobby, sekali lagi hobby tidak akan ada yang bisa menilai dengan nominal berapapun. Semoga bermanfaat.   

BACA SELENGKAPNYA ...