HOBI & SI PETANI

Harga 2 Ekor Anakan Murai Cuman 700 Ribu ? Murah Amat !

damai-9.comAssalamu’alaikum warahmatullah wabarokatuh, berjumpa lagi di blog damai-9.com, setelah berapa waktu tidak update informasi terkait hobi dan perburungan dikarenakan 1 dan lain hal.

Ada keprihatinan jika saat ini harga murai batu relatif turun, kenapa dan apa sebabnya kok bisa demikian ? siapa pula yang harus disalahkan ?

Beberapa kawan banyak yang bilang, “Murai sekarang lagi murah, 2000 udh dapet yang gacor, full set lagi” lantas timbul pertanyaan, “Apa iya demikian ?” namun demikian karena memang belum begitu interest dengan murai karena memang cuannya ga ada 😊 jadi info itu cukup saya abaikan aja, hehehe….

Tiba saatnya ketika sedang scrolling di FB, melintas sebuah postingan yang menawarkan 2 ekor anakan murai batu yang hanya ditawarkan seharga 700 ribu itupun masih nego. Emang sudah sedemikian murahkan harga murai batu ?

Boleh dibaca : Cara Merawat Murai Agar Rajin Bunyi dan Cepat Gacor 

Ada beberapa hal yang terkadang kita juga bingung harus menilai dari sisi mana ketika ada sesama pemilik burung yang menjual burung miliknya dengan harga di bawah pasaran sementara si calon penjual memang sedang membutuhkan uang untuk keperluan mendesak (BU) yang terkadang kita tidak tahu apa keperluannya, artinya bisa jadi berapapun lakunya burung yang dia miliki laku yang penting bisa jadi duit, karena dengan ada duit dia bisa membeli apa yang dia butuhkan dalam hal ini yang bersifat mendesak (urgent), apakah bisa kita salahkan dia?  Tidak juga, kecuali jika kita yang menanggung keperluan dia atas apa yang dia butuhkan. Di sisi lain, dengan menjual burung dengan harga yang sangat murah menjadi penyebab turunnya harga burung yang akhirnya berimbas di pasaran harga burung yang bisa merugikan si pemilik burung lainnya.

Namun yang pasti, kita sama2 saling menghargai saja baik yang menjual dengan harga murah maupun yang tetap mempertahankan harga burung agar tetap stabil dengan harga pasaran yang sesuai syukur-syukur bisa naik harga dan stabill pula setelah harga naik. Itu yang kita harapkan… salam damai-9.com

ARTIKEL LAIN TENTANG MURAI BATU:

#muraibatu #muraibatumurah
BACA SELENGKAPNYA ...

Cara Memelihara dan Merawat Ikan Gurameh Agar Tetap Hidup Sampai Besar

damai-9.comBerjumpa kembali kawan-kawan semua di damai-9.com, semoga senantiasa dalam keadaan sehat wal’afiat dan diberikan kelancaran dalam segala urusannya, Aamiin.

Kali ini saya akan mencoba menyampaikan sedikit teknik Bagaimana Cara Merawat dan Membesarkan Bibit Ikan Gurameh Agar Tetap Hidup Sampai Besar.

Dikarenakan gurameh termasuk ikan yang dalam proses pembesarannya membutuhkan waktu yang lebih lama jika dibandingkan dengan Ikan lainnya, seperti Lele, Ikan Nila, Ikan Mas dan juga ikan air tawar lainnya. Proses pembesaran yang saya lakukan sangat simpel yaitu memanfaatkan kolam yang ada di teras rumah lantai atas yang semula dioeruntukkan buat ikan koi namun karena ikan koi membutuhkan air yang harus selalu bersih dan harus menggunakan filter dan juga airator, sehingga sepertinya ikan koi tidak kuat lama karena kesibukan yang saya alami akhirnya saya ganti dengan ikan Nila yang sekaligus bermanfaat untuk dikonsumsi harian, ketika pas ingin ikan tinggal serok... heheh.

Setelah beberapa kali panen ikan nila sekedar buat dimasak sendiri, kini gilirannya mencaoba membesarkan ikan Gurameh yang bibitya beli dari Pasar Ikan Parung, Bogor.  Dan berikut langkah-langkah pembesaran ikan gurameh agar bisa bertahan hidup hingga besar.

1.       Pertama, persiapkan terlebih dulu lahan / tempat baik dalam bentuk terpal ataupun kolam beton namun yang pasti usahakan kondisi kolan sudah siap untuk masukin bibit gurameh atau kondisi air sudah bisa dibilang matur, sehingga siap untuk ditaburi  bibit ikan gurameh.

Saat hunting bibit ikan gurameh di pasar ikan Parung - Bogor : 

2.       Yang kedua, beli dan pilihlah bibit ikan gurameh yang kondisinya sehat, lebih diutamakan beli langsung ke petani ikan, karena biasanay ikan akanterliahat lebih sehat dibandingkan dengan kelau beli dari pasar ikan apalagi jumlah ikan banyak yang ditempatkan pada wadah yang kurang memadahi sehingga bibit ikan gurameh akan cenderung mudah sakit dan terkena penyakit sehingga jika kita masukkan ke kolam pembesaran terkadang tidak akan tahan lama.

3.       Sesampai di ruamh dari beli bibit, ikan terlebnih dulu masukkan dalam kolam sekaligus dengan pembungkusnya untuk adaptasi suhu air agar sama atau sekitar 30 menit, kemudian setelah 30 menit baru dilepas ikatannya dan masukkan ke dalam air kolam.

4.       Terkait makanan, jika masih dalam ukuran kecil, berikan makanan pelet yang berprotein 2-3 kali sehari, pagi dan sore atau bisa pagi, siang dan sore, sampai dengan ukuran ikan sudah lumayan besar, kemudian berikan makan berupa daun sente, karena memang makanan kesukaan gurameh adalah daun sente.

5.       Kontrol dan cek air, jika sudah terlalu keruh dan perlu ganti air maka gantilah dengan ukuran yanhg diganti sekitar 1/3 dan volume kolam.

Demikian dan semoga bermanfaat. Salam damai-9.com


BACA SELENGKAPNYA ...

Tanam Melon di Pot Agar Subur dan Berbuah Besar, Bagaimana Caranya ?

damai-9.com - Bismillah, kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial terkait dengan Bagaimana Cara Menanam Buah Melon di Pot Agar Subur dan Bisa Berbuah dan Besar.

Dikarenakan Blog ini topiknya “Hobi & Si Petani”, tidak ada salahnya ketika saya tulis juga artikel terkait dengan tanaman dan taman yang ada di sekitar rumah.

Masih di sekitar pekarangan rumah, tepatnya di lantai duck paling atas (roof top) walau hanya berukuran sangat kecil, namun daripada terlalu panas, maka saya mencoba tanami tanaman seadanya, diantaranya saya mencoba mananam buah melon. Berawal dari pas ketika beli buah melon dan kemudian sesamopai di rumah langsung dibelah dan terus dimakan, dan ketika sedang makan kok rasanya manis sekali, sehingga biji sengaja saya simpan dan saya semai dan kemudian saya tanam di pot besar dan Alhamdulillah bisa dibilang berhasil.

Sebagaimana video di bawah ini, berikut tata cara bagaimana Caranya Menanam Buah Melon di Pot agar Pohonnya Bisa Subur dan bisa Berbuah dengan Besar.



Sumber dari : https://www.youtube.com/watch?v=83r49A2viJw&t=22s 
BACA SELENGKAPNYA ...

Manfaat Tangkringan Bambu Jepang Buat Pleci

damai-9.com Sepintas tidak terlalu penting, hanya sekedar tangkringan doang, cuman sekedar buat bertengger/nangkring burung aja, toh dari bahan kayu apa saja kayanya tida apa-apa dah dan mungkin bagi sebagian orang tidak jadi masalah sekalipun termasuk kicau mania… heheh, tetapi bagi sebagian penghobi burung pleci [pleci mania (Pleman)] mungkin hal yang dianggap remeh temeh ini justru menjadi pertimbangan sangat penting untuk membuat performa pleci miliknya menjadi lebih fight, menurtnya… 😊

Bermula pada saat baru beli pleci buxto secara online, dan kebetulan di rumah ada kandang ukuran kecil buat pleci yang memang sekitar tahun 2016 an pernah punya pleci dakun jatim yang saat itu lagi lumayan tenar-tenarnya namun belum faham terkait doping dan juga tangkringan yang harus dipakai, pokoknya yang penting pas dan sesuai ukuran burung dan kandang yang dipakai. Pada saat lagi iseng-iseng cari ranting pohon di depan rumah, tiba-tiba ada teman senior yang punya pleci bilangin, “Ngapain pake ranti pphon jambu?, pake pohon bambu jepang, bagus !” trus saya tanya, “Carinya dimana mas yang ada bambu jepang ?” terus seketika ditunjukkan dapur bambu jepang yang kebetulan ternyata ada dan tidak jauh dari rumah. Jadi alhamdulillah dah tidak jauh-jauh nyarinya.

Boleh ko dibaca : 

CARA AKURAT MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN PLECI JANTAN DAN BETINA

Sebenarnya apa sih manfaat pohon bambu jepang buat pleci ?

Ada beberapa pendapat yang menyebutkan, manfaat bambu jepang dapat membuat pleci menjadi lebih betah diam (anteng/nagen) pada saat berkicau (ngoceh) karena kebetulan secara ukuran pas untuk cekeraman ukuran kaki pleci sehingga pleci lebih nyaman menetap pada posisi tangkringan dimana dia ngoceh. Secara texture bambu jepang terlihat lebih halus sebagaimana pohon bambu besar, ada beberapa kicau mania berpendapat, selayknya pentet, jika dia habitatnya di pohon bambu atau orang lebih sering tahu dengan pentet bambu maka sebagian besar burung tersebut bersuara keras, tidak tahu persis alasannya, apa mungkin karena sama2 nangkring di pohon bambu dan di gerundukan pohon bambu biasanya cenderung berisik ketika ada angin dan juga otomatis burung pentet yang bertengger disana pastilah kebrisikan dan ketika dia harus memanggil kawannya haruslah dengan suara keras pula sehingga terbiasa dengan sudara keras sekalipun sudah kita masukkan dalam kandang rawatan, hanya secara logika saja, nah demikian juga pleci ketika tangkringannya terbuat dari pohon bambu jepang akan berperilaku yang sama sebagaimana pentet bambu.

Demikian semoga bermanfaat. Salam damai-9.com

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA:


#Downloadsuarapleci #pleci 
BACA SELENGKAPNYA ...

Sekedar Nasi Basi Buat Burung Gereja

damai-9.com -  Berawal dari nasi sisa karena masak lebih banyak dan tidak sempat kemakan karena ada-ada saja penyebabnya, anak yang minta makan keluar lah, anak lainnya pinginnya makan kebab lah, yang lainnya ga pingin makan ini lah… pokoknya ada saja alasan yang mengakibatkan nasi yang sudah dimasak “ibu negara” … 😊😊😊 banyak tidak termakan yang akhirnya dari pada harus dibuang, maka oleh istri dijemur dengan rencana awal untuk dibuat kerupuk gendar. Untuk teman-teman yang sudah berkeluarga mungkin pernah mengalami hal seperti ini …. iya kan 😊

Ketika sore hari, sedang ngecek kondisi teras dan halaman dimana nasi sisa tersebut dijemur sekalian cek, menyapu, mebersihkan dan menyiram tanaman sekaligus ngecek jemuran nasi sisa tadi yang sudah hampir kering ternayata lagi banyak burung gereja dan juga burung lainnya termasuk burung tekukur sedang mengerubungi nasi sisa yang dijemur yang hampir kering tersebut karena kebetulan lokasi jemur roof top lantai 2, seketika burung-burung beterbangan setelah tahu ada orang datang. Namun yang bikin seneng, ternyata indah melihat pemandangan seperti ini, akhirnya nasi sisa yang kita jemur tersebut tidak jadi dibuat gendar namun tatap kita biarkan sebagai santapan makanan burungh liar yang mau mengkonsumsi nasi jemuran tersebut. Lanjut ke hari berikutnya, setiap ada sisa nasi yang tidak termakan, jadinya sengaja dijemur dan kalo sudah menjelang kering bisa untuk makanan burung-burung yang biasa mampir ke tempat jemuran. Di satu sisi mungkin tidaklah terlalu bermanfaat  karena hanya sekedar nasi sisa yang sudah basi sementara di sisi makhluk yang lain sangatlah bermanfaat.

Pada prinsipnya, seberapa kepedulian kita dengan makhluk hidup yang ada di sekitar kita, sebenarnya kalo ingin dijebak sangatlah mudah namun ada sedikit ragu apabila sudah terperangkap, sempat berfikir bagaimana kalau yang terperangkap itu ternyata sedang ngeloloh anakan, sungguh kasih anakan yang menunggu suapan dari indukannya yang tak kunjung datang mengirim makanan untuk si anak, sehingga biarlah dibiarkan liar saja.

Salam damai-9.com

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA :

BACA SELENGKAPNYA ...

Ya Allah... Kami Harus Bagaimana ?

damai-9.com - Assalamualaikum semuanya, sebelumnya mohon maaf kepada yang punya gambar ini, barangkali kebetulan membaca artikel ini. 

Kondisi yang harus dialami saat ini, entah siapa yang salah… #@$))*&!...... sambil nyanyi.. 😊. Jika kita lihat postingan di FB, burung trucukan + kandang LB fulset ditambah tas gendong pula hanya diposting seharga 70 ribu, Ya Allah… padahal kalo dirinci secara gampang saja harganya mungkin bisa sekitar 200 ribuan, OK, anggap saja harga trucukan karena kondisnya masih agak gerabak tetapi sudah rajin bunyi Rp 60 rb saja, kandang LB kondisi second anggap saja Rp 65rb, Tas gendong Rp 40 ribu, trus kerodong anggap aja Rp 25 rb, jadi total Rp 190 rb, hampir 200 lah, namun tidak bisa disalahkan tidak terkecuali siapapun, karerna memang kondisi yang harus kita alami saat ini. Sama-sama kita tahu, apa-apa susah, demikian juga dengan burung, apalagi lovebird yang harganya sudah ancur-ancuran. 

Memang si… di satu sisi kita ingin menjual burung dengan harga mahal, namun di sisi lain kebutuhan keluarga kita yang lebih mendesak yang terkadang harus mengorbankan hobi pribadi demi memenuhi kebutuhan rumah tangga yang lebih wajib agar tercukupi, apalagi jika sudah berurusan dengan anak, apakah itu susu anak, popok anak, atau pun keperluan keluarga lainnya yang memang lebih urgent daripada hanya sekedar hobi pribadi kita. Sering kita dicibir sesama teman sehobi, tetapi mereka belum tentu tahu kondisi yang terjadi dalam rumah tangga kita yang sebenarnya, makanya terkadang kita menjual barang yang bisa dibilang sebagai barang kesayangan kita, namun kembali lagi, demi memenuhi kebutuhan rumah tangga, tidak ada salahnya kita mengalah dan biarlah cukup kita saja yang menjadi bulan-bulanan dan bahan ejekan teman yang penting demi keluarga, anak-anak dan istri bisa tercukupi…   😉 sedih ya… hehehe tetap semangat !!!

Jangan lupa kita tetap harus semangat sambil berusaha teruuuus dan terus, sembari jangan henti-henti berdo'a karena dengan do'a yang selalu kita ulang dan ulang terus pada saatnya pasti akan Allah ijabah do'a kita tersebut, Insya Allah... 

Salam damai-9.com

BACA SELENGKAPNYA ...

Kenapa Ekor Ciblek Gunung (Cigun) Sering Rusak

damai-9.com - Dari beberapa pengalaman yang sempat saya lihat terkait perawatan ciblek Gunung (Cigun), banyak diantara burung-burung cigun mereka yang kondisi ekornya sebagian banyak rusah/tidak rapih, lantas timbul pertanyaan, Kenapa Ekor Ciblek Gunung Ekornya Rusak / Tidak Rapi.

Ada beberapa faktor penyebab ekor Cigun rusak:

1. Faktor penyebab utama yang paling sering terjadi adalah karena kondisi burung belum jinak (gerabak/liar), sehingga dalam kondisi seperti itu burung selalu bergerak gesit loncat kesana kemari bahkan terkadang di bagian paruh juga menjadi berdarah karena kondisi belum jinak tersebut dan bahkan apalagi kondisi burung masih bahan dan baru beli dari pedagang burung baik di pasar maupun toko/kios burung maka dijamin sebagian besar kondisinya masih giras dan gerabak.

Bisa juga diklik : Ciblek Gacor Untuk Masteran 

2. Penggunaan kandang, untuk cigun yang masih bahan, selayaknya jangan menggunakan kadang bulat lovebird. Betul kondisi ruji-rujinya kuat karena terbuat dari besi namun tidak bagus untuk cigung bahan yang kondisinya masih nggerabak karena disamping ekor mudah rusak, burung juga akan sering nabrak-nabrak yang berakibat burung mudah berdarah pada bagian atas maupun bawah paruhnya, sehingga kasihan jika selalu nggerabak, dan untuk meminimalisir agar burung tidak nggerabak yang diakibatkan kondisi burung masih bahan, maka hendaknya seharian full dikerodong dan dibuka hanya pada saat akan memberi makan dan minum. Maka alangkah baiknya gunakan kandang yang cocok untuk ciblek gunung yaitu pakailah kandang kotak yang terbuat dari bambu dengan ukuran kandang minimal nomor 3.

3. Sabar dan telaten dalam perawatan cigun yang masih bahan dan masih giras, tetap berikan makanan yang bernutrisi, EF yang cukup, apalagi jika masih bahan, maka tidak apa-apa jika kita perbanyak EF terlebih dulu sambil menunggu proses ngefoor dan proses penjinakan seperti jangkrik dan ulat hongkong, untuk kali ini bisa diberikan jangkrik pada pagi hari 5-7 ekor, siang bisa dikasih lagi juga sebanyak 3-4 ekor dan sore bisa dikasih 5-6 ekor, untuk ulat hongkong yang masih putih, cukup 2 ekor saja, pagi, siang dan sore

4. Perlu dicatat, untuk burung yang masih bahan, jangan sekali-kali dimandikan, biarkan saja burung tidak usah dimandikan, akan tiba saatnya nanti Cigun akan mandi dengan sendirinya jika kondisinya sudah fit.

Demikian semoga bermanfaat. salam damai-9.com 

ARTIKEL TERKAIT LEINNYA:

  • BURUNG CIBLEK GACOR MANTAB ! 
  • Cara Membedakan Ciblek Jantan dan Betina 
  • Sepasang Ciblek Beda Species yang Bisa Cocok dan Jodoh 
  • Daftar Harga Burung Di Kawasan Jakarta dan Sekitarnya 
  • Cara Merawat Ciblek Agar Cepat Gacor 
  • Video Ciblek Lainnya 
  • Video Cipoh / Cipow Jinak mantab
  • BACA SELENGKAPNYA ...

    CARA MERAWAT CIBLEK GUNUNG AGAR CEPAT BUNYI DAN GACOR + VIDEO CIBLEK GACOR

    damai-9.com - Salam Kicau Mania. Merupakan kebanggan tersendiri apabila pada saat merawat burung dan menjadi burung yang diharapkan dalam hal ini ciblek menjadi gacor dan "ngebren". Kali ini saya sampaikan bagaimana cara merawat Ciblek Gunung agar cepat bunyi dan gacor.   

    Di awal 2020, ciblek gunung juga sedang menjadi primadona para pecinta burung, disamping sebagai mater, ciblek gunung juga sudah banyak kelas lomba yang diadakan oleh beberapa EO di berbagai tempat.

    Tidak berbeda dengan beberapa artikel yang membahas tentang tips cara merawat burung kicauan baik yang diperuntukkan hanya sekedar hobi maupun yang sengaja dipelihara diperuntukkan sebagai burung lomba. Seperti pada artikel yang sebelum-sebelumnya dan juga tidak berbeda jauh dengan artikel yang disampaikan oleh para master burung kicauan yang ikut menyampaikan tips yang sangat akurat mengenai tata cara bagaimana cara merawat dan membentuk burung kesayangan kita agar rajin berkicau dan gacor.

    Bisa juga dilihat di video berikut :


    Burung dengan ukuran kecil ini dengan suara yang sangat nyaring dan lenting, sehingga sering burung ini dijadikan sebagai burung master yang bagus untuk burung-burung jenis kicauan lainnya, seperti untuk master burung kenari, murai batu, branjangan, cucak hijau dan lainnya.

    Dan berikut adalah Cara Merawat Ciblek Gunung agar rajin bunyi dan gacor:

    1. Pertama pemilihan jenis kelamin, bagi sebagian penggemar berpendapat, jika nembak2 maka jantan, dan untuk membedakan jenis kelamin ciblek jantan dan betina silahkan bisa klik 
    disini.
    2. Mandikan burung pada jam 7/8 pagi cukup dengan di semprot halus lalu lanjutkan penjemuran cukup + 2 jam setiap hari atau burung terkadang lebih suka mandi sendiri, untuk itu siapkan cepuk yang ukuran agak besar dan diisi air bersih.
    3.  Berikan jangkrik kecil 3 ekor pagi dan sore, ulat hongkong diberikan sebanyak 5-6 ekor pagi dan sore, dan juga berikan kroto cukup 2 - 3 seminggu. Berikan voer lembut, biasanya leopart atau untuk saat ini untuk saya, saya campur dengan voer super fit yang gold karna burung akan lebih aktif. 
    4.  Ketika mancantelkan burung di teras hendaknya jauhkan dari burung predator seperti cendet/pentet. 
    5.  Dekatkan dengan burung betina/burung muda maksimal 2 x seminggu selama 1 - 2 jam, untuk memancing agar mau mengeluarkan suara sedikit demi sedikit dan bertahap biasanya akan lebih sering rajin.

    Dan lakukan hal yang sama sebagaimana yang sudah dijelaskan di atas dengan rutin setiap hari, khusus point memandikan dan penjemuran lihat kondisi cuaca, jika tidak memungkinkan cukup tambahkan dengan EF berupa ulat hongkong 2-3 ekor.  

    Sebetulnya kunci dari pada perawatan harian burung adalah tergantung dari setelan harian yang kita biasakan, dan setelan itulah yang dijadikan sebagai patokan dari perawatan burung setiap harinya.

    Atrtikel Terkait Lainnya Tentang Ciblek:  

    BACA SELENGKAPNYA ...