CARA MERAWAT ANIS KUNING / ANIS KENING / ANIS KAYU AGAR RAJIN BUNYI DAN CEPAT GACOR

damai– Beberapa referensi yang saya baca dari berbagai sumber di internat perihal Burung Anis Kuning / Anis Kening / Anis Kayu baik dari segi perawatan, asal usul burung, hingga kondisi dan prospek si burung apakah bisa menjadi burung yang bisa gacor atau tidak dan apakah burung tersebut bisa dimaster dengan suara burung lain ataukah tidak.

Disini saya ingin menyampaikan sedikit artikel tentang perawatan burung Anis Kuning / Anis Kening / Anis Kayu.

Sejak membeli di pasar burung di kolong pasar Kebayoran Lama sekitar 1,5 bulan yang lalu hingga pada saat artikel ini kami tulis (12 Pebruari 2016), Alhamdulillah kini kondisi burung ternyata perkemabangannya sangatlah menggembirakan dari sekitar 3-4 hari yang lalu hanya ngeriwik alus (wiklus) sekarang sudah mulai sedikit-sedikit mengeluarkan suara kasar yang lumayan keras atau bisa dibilang wiksar. 

Pada dasarnya sebagaimana pada artikel sebelumnya yang menyatakan bahwa ada seorang kicaumania yang memberikan komentar pada saat rencana burung kami posting untuk di jual ataupun di barter dengan burung lain, beliau memberikan komentar bahwa Anis Kuning ternyata bisa Gacor, yang bisa juga dibaca disini. Dengan berpedoman pada komentar tersebut semakin memberikan motifasi untuk mencoba merawat dengan sungguh-sungguh apakah benar sebagaimana yang ditulis di inyternel yang menyatakan bahwa Anis Kuning / Anis Kening susah bunyi dan ada perkecualiannya bahwa burung sebenarnya bisa rajin bunyi tergantung bagaimana perawatan oleh si Pemiliknya. Dan ternyata benar adanya, jika kita rawat Anis Kuning dengan sungguh-sunggunh sebagaimana perawatan burung lainnya seperti memandikannya, menggantikan pakan dan air minumnya, penjemuran yang cukup hingga vitamin yang diberikan serta EF yang sesuai, maka tentulah akan burung yang kita rawat akan menjadi rajin bunyi dan gacor sebagaimana yang kita harapkan.

Adapun Perawatan Anis Kuning / Anis Kening / Anis Kayu agar rajin bunyi dan Cepat Gacor sebagaimana yang kami lakukan adalah sebagai berikut:

1. Setelah Subuh sekitar 5.30 buka keredong dan burung dikeluarkan dan gantung di teras
2.     Berikan sedikit Kroto simpanan, jika biasanya kita menyimpan kroto di kulkas biarkan duku beberapa menit sebelum kita berikan kepada burung (cukup 2 hari sekali)
3.     Berikan juga UH 1 sendok untuk menambah kehangatan karena kebetulan saat ini musim hujan dan berikan jangkrik 2 cukup ekor, tapi terkadang burung tidak terlalu agresive
4.     Sekitar pukul 7.00 ketikan matahari sudah mulai Nampak, mandikan burung dengan semprotan, lihat kondisi jika diperkiran panar luamayan lama, mandikan agar basah sekaligus terapi untuk membuat burung agar lebih cepat jinak dan sekaligus bersihkan kandang
5.     Jemur sesuai kondisi panas matahari asalkan sudah sempat memberikan hangat tubuh si burung. Pada saat burung dijemur, bersihkan cepuk dan ganti air minum serta tambahkan voer kesukaan si burung
6.     Sekirtar pukul 9 / 10 berikan cacing tanah cukup 2 ekor dipotong2 menjadi 3 bagian
7.     Pada sore hari berikan UH cukup 5 ekor dan cacing tanah 1 ekora saja
8.     Menjelang malam, keredong kembali burung

Mohon maaf, untuk saat ini artikel kami protek sementara dan hanya sekedar bisa dibaca saja untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan. Mohon maaf dan harap maklum  

Demikian dan semoga bermanfaat
Salam damai 9


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...