BURUNG GEREJA PUN MAHAL HARGANYA

damai-9. Siapa yang tak kenal dengan burung Gereja ? Hampir di setiap tempat kita bersinggah burung yang satu ini biasa sering kita jumpai di sekitaran tempat tinggal kita. Burung bersuara nyrecet, beterbangan naik turun hingga ke halaman rumah kita mencari makan ataupun mengusung bahan-bahan untuk membuat sarang.

Banyak memang para kicau mania yang memanfaatkan burung gereja, burung yang hampir sama dengan burung kenari ini, atau hampir sama juga dengan sanger, blackthroat atau juga hampir mirip dengan beberapa jenis finch, sebagai masteran burung lomba seperti contoh untuk memaster Murai Batu, Cucak Ijo dan juga burung-burung lomba lainnya.

Lebih sering para kicau mania memanfaatkan burung gereja ini dengan suara crecetan yang panjang atau yang paling sering di cari adalah suara burung gereja ketika sedang ka*in (* = w), itu yang paling banyak dicari sebagai bahan masteran burung miliknya. Namun demikian untuk mencari dan memelihara burung gereja dalam kondisi yang disebutkan di atas, sangatlah tidak mudah untuk ditemukan, maka cara yang termudah untuk untuk mendapatkan suara yang diinginkan adalah dengan rekaman suara dalam bentuk MP3 yang bisa distel dan diputar secara berulang kali. Namun demikian pada dasarnya akan lebih terkesan alami jika menggunakan asli burung gereja yang kita miliki, tetapi jika menginginkan suara burung gereja ka*in maka haruslah memelihara sepasang dan tentunya dalam kondisi sudah siapan.

Memang unik suara burung tersebut, hingga beberapa pendapat mengatakan jika ada burung yang digantang pada saat lomba terdapat suara gereja ka*in, maka ada nilai tersendiri di mata sang juri.

Selain pembahasan perihal tersebut di atas, sangat lumayan memang, jika burung Gereja untuk sebagian kicau mania, jangankan suruh beli, dikasih saja terkadang ogah… betul ga ? hehehe. Namun disini unik, sebagaimana screenshot gambar di atas, di sebuah media sosial (FB) burung yang sering dipakai buat masteran ini di postingan tersebut di bandrol dengan harga Rp 150 ribu dan jangan dianggap sepele tidak sedikit juga yang memberikan komen berupa penawaran harga atas harga burung tersebut.  Ternyata begitulah yang namanya hobby, apapun bisa terjadi, harga burung yang tadinya hanya seharga “goceng” namun karena ada keperluan lain maka bisa menjadi 10, 20, 30 kali lipat bahkan bisa lebih jika kondisi dan kebutuhannya memang sangat diperlukan.

Demikian sekedar berbagai atas informasi yang kami perolah. Semoga bermanfaat. Salam damai-9