BRANJANGAN AKAN KEMBALI RAMAI, MENURUT ISU

damai-9. Di hari Sabtu karena memang bagi saya hari libur dan mungkin juga bagi sebagian besar kicau mania yang lain juga banyak yang libur di hari tersebut dan sekaligus hari minggunya. Bertepatan dengan sebuah acara yang diadakan oleh satu sekolah di daerah di Jakarta Selatan yang posisinya kebetulan pas di depan rumah, tiba tiba ada seorang kawan datang ke rumah sekedar silaturrahmi sambil menunggu giliran tampil dalam acara tersebut, sambil ngobrolin ngalor ngidul. Selayaknya seorang kicau mania pastinya yang ditanyakan adalah tentang burung peliharaan; “punya burung apa di rumah ?, burung apa aja ? ciblek yang dari ane masih ada ga ? murainya udah gacor belum ? dan lain sebagainya.


Sepanjang obrolan berlangsung, sempat ada bahasan perihal burung yang saat ini sudah mulai lagi, burung yang sempat jaya dan sangat terkenal pada jamannya ketika itu, bersamaan dengan tenarnya burung lain seperti anis, poksay, wambie, dan beberapa jenis burung lainnya yang beberapa tahun belakangan. Adalah burung branjangan yang sempat agak sedikit redup, namun belakangan ini mulai merebak kembali dengan adanya komunitas yang didirikan oleh beberapa orang penggagas yang menginginkan agar Branjangan tenar kembali. Keunikan dan suaranya khasnyalah yang menjadikan para penggemar burung tetap selalu memilih burung dengan ukuran kecil ini tetap eksis dan akan selalu menjadi pilihan banyak penggemar burung, beberapa kawan juga sempat membahas bahwa branjangan bakal booming kembali.

Terlepas dari masalah booming atau anjloknya musim burung yang sedang menjadi trend biasanya lebih cenderung oleh pihak Event Organizer (EO) dan tentunya didukung sepenuhnya oleh para pecinta burung Branjangan pada khusnya. Maka jika keduabelah pihak saling mendukung pastilah akan terjadi kesinambungan kerjasama yang erat sehingga bisa menjadikan sebuah komunitas yang semula sepi manjadi ramai kembali berkat kebersamaan dalam membangun sebuah komunitas, dan pada khususnya Komunitas Branjangan.  

Semoga burung jenis apapun yang kita miliki dan kita rawat, tidaklah hanya kita rawat karena menginginkan demi kepentingan materi secara semata namun lebih dianjurkan bila merawat burung karena keinginnan untuk melestarikan burung tersebut sehingga tidak terjadi kepunahan di alam bebasnya.