CARA BETERNAK (BREEDING) LOVE BIRD AGAR BERHASIL DAN SUKSES – OMSET MENGGIURKAN

damai-9. Antar sesama penghobi burung tidak akan jauh-jauh ketika sedang bertamu, bersilaturrahmi ataupun sekedar ketemu di jalan, selain salam yang diucapkan biasanya yang ditanyakan perihal burung rawatannya. Begitu juga yang kami lakukan saat berkunjung ke salah seorang kawan kicau mania di daerah sekitar Gandaria City Mall yang kebetulan beliau memiliki peternakan Love Bird yang baru beberapa bulan digelutinya namun hasilnya Alhamdulillah cukup lumayan. Dengan modal hanya 3-4 pasang Love Bird (6-8 ekor) kondisi sudah jodoh, dalam waktu sekitar 4-5 bulan sudah mendapatkan hasil yang lumayan. Pada saat kami berkunjung tersebut, satu hari sebelumnya beliau (sebut saja Om Ch Ayi) sudah sempat menjual burung yang masih anakan hasil ternakannya yang baru berusia sekitar ½ bulan seharga Rp 250 - Rp 300 ribu /ekor, tergantung dari jenis indukannya. Tapi mohon maaf sayangnya tidak sempat ambil gambang sebagai bukti dokumantasi atas keberhasilannya. Namun tidak apalah, semoga lain waktu bisa silaturrahmi kembali dan bisa mendokumntasikannya sebagai penyemangat kita untuk ikut serta dalam breeding agar bisa berhasil.


Ngmong punya omong, kami tanyakan bagaimana proses rawatannya dari awal mulai hingga menghasilkan keturunan yang sangat menyenagkan karena sudah bisa dibilang berhasil dalam artian sukses dalam melakukan proses breeding-nya tersebut, karena menurut informasi dari beberapa kawan yang suda mencoba breeding, banyak juga yang gagal dalam proses penjodohan, gagal juga dalam masa pengeraman telur hingga menetas, proses pelolohan anakan Love Bird (LB) yang disebabkan oleh beberapa faktor  yang terjadi pada masing-masing pembreeding pemula yang kurang beruntung hingga bisa lulus dan sukses.

Ada tips dan formula sederhana serta tahapan-tahapan yang dilakukan oleh Om Cah Ayi yang disampaikan kepada kami selaku admin yang kami informasikan kepada pembaca setia damai-9.com

Tahapannya adalah sebagai berikut:

1. Setelah mengetahui Love Bird berjodoh yang ditandai dengan sring berduaan, suap suapan, kaya manusia aja… heheh, disamping makan pokoknya berupa milet, berikan makanan berupa kangkung yang dicacak pendek sekitar ½ cm dengan tujuan agar menambah bi*ahi (*=r) untuk merangsang LB agar segera ka*in (*=w)

2. Setelah terlihat melakukan ka*in, berikan toge segar, tujuannya adalah untuk memberikan asupan protein agar spe*ma (*=r) berkualitas sehingga bisa menghasilkan telur yang berkualitas pula

3. Pada saat indukan betina sudah bertelur bisanya akan lebih sering di dalam gelodok dan si jantan standby dan berjaga-jaga diatas gelodok, atau bahkan apabila di dalam glodoknya lebih lama bisa diprediksi sedang dalam tahap mengerami. Usia mengerami umumnya sekitar 14 – 17 hari. Pada saat itulah di upayakan agar suasana sekitar kandang berada dalam keadaan nyaman, maka kandang dianjurkan ditutup dengan kain lebar, seperti spanduk, sprei bekas ataupun kain sarung yang sudah tidak terpakai, tujuannya adalah untuk memberikan ketenangan agar indukan betina fokus pada proses pengeramannya tersebut.

4. Nah, yang ditunggu-tunggu adalah “netas”. Jika terlihat sudah menetas, berikan jagung muda segar setiap hari untuk makan indukan betina pada khususnya dan juga pada indukan jantan, selain untuk setamina kedua indukan, dianjurkan agar kedua indukan meloloh anak-anak LB setelah jedah beberapa hari sejak menetas.

Jika tahapan-tahapan di atas sudah dan dapat terlaksana maka Insya Allah kita berhasil. Untuk proses berikutnya lakukanlah sebagaimana tahapan tahapan yang sudah dilakukan.

Demikian tips yang dapat disampiakan. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba dan semoga berhasil.  Salam damai-9 

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA:
Cara Mengatasi Love Bird Over Birahi dan Ciri-cirinya
Love Bird Kesayangan
Harga Love Bird Terupdate 2016
Violet, Pastel Vio, Love Bird Warna Pilihan
Love Bird Selalu Full Gantangan di Setiap Lomba
Cara Beternak Love Bird Secara Simpel